Lomba Kuliner Tradisional Sintang


SINTANG, BT - Aroma yang menggugah selera memenuhi Ruai, serambi tengah Betang Tembawai Tampun Juah, Jerora satu Sintang,  Sabtu (13/07/2019). Keramaian terjadi karna sedang berlangsung berbagai jenis lomba dalam rangka Pekan Gawai Dayak Sintang ke VIII tahun 2019.

Lomba kuliner tradisional salah satunya. Ada 7 tim yang ikut serta, masing-masing 2 orang.

Wakil Bupati Sintang, Drs. Askiman, MM hadir mengamati jalannya perlombaan. Beliau menyatakan rasa bangganya pada para peserta atas keikutsertaan mereka dalam memeriahkan acara Pekan Gawai Dayak Sintang, karna keberadaan peserta menjadikan kegiatan PGD semakin beragam.

"Hanya saja, saya kurang puas dengan lomba memasak ini karelna menurut saya kekhasan setiap daerah setiap Kampung menjadi hilang oleh karena ditentukan bahan baku yang dimasak. Contoh di ketungau, terkenal dengan masakan rebusan pisang muda, sementara barang itu tidak bisa dicampur dengan ikan  melainkan, harus daging yang lain. Jadi, masakan khas dari ketungau itu tidak bisa ditampilkan dalam lomba ini, padahal itu adalah yang benar-benar khas di ketungau, " kata Askiman.

Ia menyayangkan, kreativitas memasak yang masih menggunakan bahan-bahan yang non tradisional. Menurutnya, bahan dasar bumbu dan juga sayur-sayur pendamping untuk di hidangkan juga merupakan sayur-sayur yang dari kampung.

"Pemerintah memberikan dorongan untuk upaya-upaya pelestarian seperti ini. Misalnya, kita bisa buka kios yang isinya masakan-masakan dari berbagai daerah di Sintang yang khas menunya. Contohnya, rebus pisang, sambal cekalak," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Wenefrida Rosa Elin, selaku ketua dewan juri lomba masak tradisional menyebutkan bahwa, tahun ini pihak penyelenggara mengangkat bahan baku ikan sungai untuk menjadi menu utama pada lomba ini. Hal ini karena ikan adalah makanan sehari-hari orang Dayak.

"Orang di kampung kan lebih banyak makan ikan dibanding daging yang lain. Selain itu, kita mempertimbangkan bahwa ini adalah menu sehat. Kita tau, ikan kandungan kolesterolnya lebih rendah dibanding daging merah, jadi bisa dikonsumsi lebih  banyak dengan aman," paparnya.

Rosa menerangkan, salah satu hal penting yang menjadi perhatian dewan juri dalam penilaian yaitu cara pengolahan. Ikan yang segar akan berbeda rasanya dibanding iklan yang sudah mati agak lama. Tekstur daging ikannya juga berbeda termasuk aromanya. Belum lagi penyimpanan yang lama akan mempengaruhi kandungan kandungan gizi yang ada di dalam daging ikan. Kriteria penilaian lainnya, teknik memasak, kekhasandan nilai tradisional misalnya dalam penggunaan bumbu dasar, contoh mengganti bawang dengan kucai. Lalu soal cita rasa, kreativitas, kebersihan dan penyajian.

"Ada kekhasan tersendiri pada penggunaan bumbu tradisional dalam memasak. Misalnya, penyedap makanan yaitu daun sengkubak untuk pengganti MSG. Bedanya, kalau bumbu micin hanya terasa manis yang tajam. Daun sengkubak rasa manisnya lebih halus," jelasnya.

Usai dinilai dan dicicipi oleh dewan juri dan tamu undangan, panitia mengumumkan pemenang lomba kuliner ini. Juara 1 diraih oleh tim dengan nomor undian 5 dari DAD Kelam Permai, Juara 2  Perhimpunan Perempuan Dayak (P2D) Kabupaten Sintang dan Juara 3 diraih oleh DAD Kayan Hilir.

Yuliana Kartini, salah seorang peserta lomba menjelaskan menu yang ditampilkan dalam lomba ini. "Kami masak ikan Baung asam pedas dan peletuk ikan seluang," ungkap Yuliana.

Peletuk itu kata dia, ikan masak kering dengan bumbu kunyit, asam Kandis, serai dan garam jak. Ikan seluang yang sudah bersih di rebus dengan bumbu-bumbu tadi, lalu dibiarkan hingga airnya kering," jelasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Sekretaris DAD Sintang, Herkolanus Roni dan Ketua Panitia PGD Sintang, Yustinus. (Hms/As)

COMMENTS

Nama

Daer,1,Daerah,578,Foto Dan Video,2,Hobi Mancing,5,Internasional,7,Kab Kubu Raya,258,Kab Landak,217,Kab Sintang,68,Kuliner,2,Nasional,67,Olahraga,19,Pariwisata,4,Politik,53,Polri,765,TNI,1289,
ltr
item
borneoterkini: Lomba Kuliner Tradisional Sintang
Lomba Kuliner Tradisional Sintang
https://1.bp.blogspot.com/-i-t8g6WYMQ0/XStVaIAgk6I/AAAAAAAADv4/tVf9w2o85xo9TGpbQtX-oRlxEABkFhGhACLcBGAs/s640/PhotoPictureResizer_190714_231516261_crop_1280x853.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-i-t8g6WYMQ0/XStVaIAgk6I/AAAAAAAADv4/tVf9w2o85xo9TGpbQtX-oRlxEABkFhGhACLcBGAs/s72-c/PhotoPictureResizer_190714_231516261_crop_1280x853.jpg
borneoterkini
https://www.borneoterkini.id/2019/07/lomba-kuliner-tradisional-sintang.html
https://www.borneoterkini.id/
https://www.borneoterkini.id/
https://www.borneoterkini.id/2019/07/lomba-kuliner-tradisional-sintang.html
true
8170326517147195229
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy