Pembangunan Sudah 43%, Terminal Kijing Akan Beroperasi Tahun Ini


Pontianak  –  Progres pembangunan sisi laut Terminal Kijing di Kabupaten Mempawah, Kalimantan
Barat sudah mencapai 43 persen.

Progres ini sesuai dengan penghitungan waktu yang direncanakan, sehingga Terminal Kijing sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional bisa mulai beroperasi tahun ini.

“Dengan capaian ini, pembangunan tahap I Terminal Kijing akan selesai tahun 2020,” kata Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) / IPC, Elvyn G. Masassya, saat meninjau pembangunan Terminal Kijing di Mempawah, Kalbar, Kamis (17/1).

Pembangunan Terminal Kijing Tahap I meliputi terminal peti kemas di sisi laut seluas 1000 meter x 100 meter, lapangan operasional di sisi darat, serta trestle (jalan penghubung) sepanjang sekitar 3,5 Kilometer. 

Terminal Kijing merupakan bagian dari Pelabuhan Pontianak. Terminal ini dikembangkan dengan konsep digital port, yang dilengkapi  peralatan bongkar muat modern. Sebagai pelabuhan hub (penghubung), Terminal Kijing dibangun dengan kedalaman kolam (draft) 15 meter di bawah permukaan laut. Dengan kedalaman itu, kapal-kapal besar dapat bersandar dan melakukan bongkar muat untuk memaksimalkan potensi sumber daya alam Kalimantan, khususnya Kalbar.

Setelah selesai secara keseluruhan, Terminal Kijing diproyeksikan mampu menangani bongkar muat peti kemas sebanyak 1,95 juta TEUs per tahun. Untuk terminal cair, kapasitasnya mencapai 12,1 juta ton per tahun. Kapasitas curah kering mencapai 15 juta ton per tahun. Sedangkan kapasitas terminal multipurpose sebesar 1 juta ton per tahun.

Kalbar menempati posisi ke-5 dari 6 sentra produksi sawit nasional, dengan kontribusi sekitar 7% dari produksi nasional. Khusus karet, pada tahun 2016 produksi perkebunan rakyat di Kalbar mencapai 261 ribu ton.

 Dengan mempertimbangkan geografi, konektifitas, dan serapan karet eksisting dari Kalimantan Barat, maka diasumsikan volume karet yang sampai di Kijing berasal dari kabupaten potensial di sekitarnya yaitu Sambas, Bengkayang, Landak, Mempawah, Sanggau, Sintang, Sekadau, dan Kota Singkawang.

“Dengan kapasitas masing-masing terminal yang cukup besar itu, Terminal Kijing akan mampu mengakomodir berbagai komoditas unggulan di Kalbar, terutama untuk tujuan ekspor,” jelas Elvyn.

Untuk mendukung operasional Terminal Kijing, IPC atas ijin Pemprop Kalimantan Barat dan Pemkab Mempawah melakukan relokasi jalan nasional sepanjang 2,6 kilometer yang melintasi area pelabuhan. Selanjutnya, IPC membangun jalan baru sepanjang 6 kilometer untuk memperlancar arus lalu lintas kendaraan, yang tidak bersinggungan dengan operasional pelabuhan.

“Sebagai pelabuhan hub, Terminal Kijing akan menjadi gerbang utama ekspor / impor barang dari dan ke Kalimantan. Oleh karena itu, perlu dibuat akses keluar masuk area pelabuhan yang tidak mengganggu jalan kendaraan umum,” kata Elvyn.

PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC sebagai operator pelabuhan terbesar di Indonesia mempunyai visi untuk menjadi pengelola pelabuhan kelas dunia yang unggul dalam operasional dan pelayanan. IPC memiliki 12 (dua belas) cabang pelabuhan yang tersebar di wilayah bagian barat Indonesia, yakni Pelabuhan Tanjung Priok, Sunda Kelapa, Palembang, Pontianak, Teluk Bayur, Banten, Bengkulu, Panjang, Cirebon, Jambi, Pangkal Balam dan Tanjung Pandan.

Selain itu, IPC memiliki 17 (tujuh belas) anak perusahaan dan perusahaan afiliasi yang terdiri atas PT Pelabuhan Tanjung Priok, PT Jakarta International Container Terminal, PT Pengembang Pelabuhan Indonesia, PT Indonesia Kendaraan Terminal, PT Energi Pelabuhan Indonesia, PT Integrasi Logistik Cipta Solusi, PT Jasa Peralatan Pelabuhan Indonesia, PT Pengerukan Indonesia, PT Electronic Data Interchange Indonesia, PT Terminal Petikemas Indonesia, PT Pendidikan Maritim dan Logistik Indonesia, PT IPC Terminal Petikemas, PT Rumah Sakit Pelabuhan, PT Multi Terminal Indonesia, PT Jasa Armada Indonesia Tbk., KSO TPK Koja serta PT Pelabuhan Indonesia Investama.

COMMENTS

Nama

Daer,1,Daerah,580,Foto Dan Video,2,Hobi Mancing,5,Internasional,7,Kab Kubu Raya,291,Kab Landak,239,Kab Sintang,68,Kuliner,3,Nasional,72,Olahraga,19,Pariwisata,4,Politik,66,Polri,785,TNI,1349,
ltr
item
borneoterkini: Pembangunan Sudah 43%, Terminal Kijing Akan Beroperasi Tahun Ini
Pembangunan Sudah 43%, Terminal Kijing Akan Beroperasi Tahun Ini
https://1.bp.blogspot.com/-XN_TwX1Xsio/XiB1uYMk8LI/AAAAAAAAGhM/Ry3WXnlhsc8l25UMNg_zti51DkSdSqaxgCLcBGAsYHQ/s640/IMG-20200116-WA0139.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-XN_TwX1Xsio/XiB1uYMk8LI/AAAAAAAAGhM/Ry3WXnlhsc8l25UMNg_zti51DkSdSqaxgCLcBGAsYHQ/s72-c/IMG-20200116-WA0139.jpg
borneoterkini
https://www.borneoterkini.id/2020/01/pembangunan-sudah-43-terminal-kijing.html
https://www.borneoterkini.id/
https://www.borneoterkini.id/
https://www.borneoterkini.id/2020/01/pembangunan-sudah-43-terminal-kijing.html
true
8170326517147195229
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy