Jaga Ekonomi di Tengah Pandemi, Pemkab Dorong Digitalisasi UKM

PROKOPIM KUBU RAYA – Memulihkan ekonomi di tengah pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terus mendorong kinerja konsumsi dan investasi. Caranya dengan meningkatkan daya beli masyarakat. Hal itu diungkapkan Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan saat menjadi pembicara pada Dialog Pemulihan Ekonomi di Masa Pandemi Covid-19 dan Langkah Kebijakan Ancaman Resesi Ekonomi Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, Senin (7/9). Dialog di Ruang Praja Utama Kantor Bupati Kubu Raya itu menghadirkan sejumlah narasumber lainnya. Seperti Ketua DPRD Kabupaten Kubu Raya Agus Sudarmansyah, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Barat Agus Chusaini, Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Kalimantan Barat M. Riezky Fajar Purnomo, Dandim 1207/BS Kolonel Inf. Jajang Kurniawan, dan Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Kubu Raya Anton Manurung. 

Muda Mahendrawan mengungkapkan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya telah melakukan sejumlah inovasi pemulihan ekonomi. Di antaranya dengan mendorong Aparatur Sipil Negara membeli beras petani Kubu Raya. Termasuk upaya pengembangan pasar sistemik dengan melibatkan institusi-institusi lainnya di Kubu  Raya.

“Dengan langkah ini, tidak hanya menjamin pasar tetapi juga sekaligus upaya memulihkan ekonomi masyarakat. Dengan berasnya terjual petani mendapatkan penghasilan yang mendorong untuk berbelanja. Dengan sendirinya ekonomi masyarakat menjadi berputar,” terangnya. 

Ia melanjutkan, seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah juga diminta melakukan percepatan penyerapan anggaran. Khususnya program-program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Seperti pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan, dan lain-lain. 

“Dengan percepatan pencairan program, akan mendorong belanja masyarakat,” ujarnya.

Upaya pemulihan lainnya dilakukan melalui penguatan usaha-usaha kecil menengah (UKM). Penguatan tersebut dilakukan pada basis data maupun kualitas produksi dari UKM. Baik yang bergerak di sektor jasa maupun perdagangan. 

“Itu benar-benar bisa terdata dengan baik dan kita bisa mendorongnya. Apalagi sektor pertanian dalam arti luas menjadi basis. Seperti perikanan, perkebunan, dan lain-lain. Kemudian sektor pertanian baik beras, jagung, sayur mayur. Ini olahan-olahannya juga kan terhitung sebagai UKM yang sangat-sangat produktif yang bisa didorong,” tuturnya. 

Lebih jauh Muda mengatakan pihaknya juga mendorong upaya digitalisasi pada pelaku-pelaku UKM. Digitalisasi pasar, menurutnya, harus segera dilakukan karena akan membuka peluang lebih luas yang dapat memperkuat eksistensi UKM. Ia menerangkan penerapan sistem nontunai dalam pengelolaan dana desa di Kubu Raya telah menjadi embrio bagi tumbuhnya perspektif digital di Kubu Raya. 

“Kalau desa sekarang pengelolaan dana desanya saja sudah nontunai, ini sebetulnya embrionya kita sudah membangun basis cara dan membiasakan cara-cara nontunai di masyarakat kita. Sehingga akhirnya UKM juga dengan cara ini akan lebih mudah dalam pengelolaannya, transparan, dan lebih efektif. Termasuk badan-badan usaha milik desa dan semua lembaga tani, nelayan, dan seterusnya,” jelasnya. 

Muda mengatakan penguatan UKM melalui digitalisasi akan berdampak pada kemampuan menahan lajunya produk impor. Ia menerangkan digitalisasi UKM dimulai dari pendataan komprehensif tentang profil UKM yang ada. Seperti nama usaha, lokasi, hingga dokumentasi kegiatan usaha. 

“Oleh dinas terkait, semua UKM di seluruh desa harus kita database-kan seperti itu. Supaya bisa membuat mereka bertanggung jawab karena jelas datanya, tidak bisa bisa dikaburkan karena berbasis Nomor Induk Kependudukan. Dengan begitu semuanya bisa dikawal dengan baik. Program dan skema-skema untuk pembiayaan UKM ini jangan sampai kita lewatkan baik yang dari pusat maupun kita sendiri. Termasuk mata rantai jaringan pasarnya,” paparnya. 

Ketua DPRD Kabupaten Kubu Raya Agus Sudarmansyah mengatakan persoalan mendasar yang menjadi dampak pandemi Covid-19 adalah menurunnya daya beli masyarakat. Mengatasi hal itu, dia mengingatkan pentingnya semua pihak di pemerintahan daerah untuk fokus pada tugas pokok dan fungsi masing-masing. 

”Tentu penguatan pada tupoksi kita masing-masing dengan koordinasi yang kuat dan sinkronisasi program,” ujarnya. 

Ia menyebut dorongan realisasi APBD yang cepat dengan daya serap tinggi akan mendorong tumbuhnya daya beli masyarakat. Karena itu, program dari masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah merupakan hal utama dalam meningkatkan daya beli  masyarakat. 

“Tentu proram-program itu sesuai dengan tugas pokok dan fungsi kita masing-masing,” ucapnya. 

Memulihkan ekonomi Kalimantan Barat dan Kubu Raya pada khususnya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat Agus Chusaini memberikan sejumlah rekomendasi. Pertama, memanfaatkan momentum pemberlakuan Peraturan Daerah Nomor 101 Tahun 2020 untuk mendorong penerapan protokol kesehatan secara serius pada setiap aktivitas masyarakat terutama ekonomi. Kedua, terus mendorong aktivitas di sektor ekonomi yang berpotensi tinggi seperti pertanian dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. 

“Kelangsungan aktivitas di sektor pertanian juga akan berdampak pada upaya pengendalian inflasi ke depan, utamanya terkait dengan ketersediaan pasokan bahan makanan,” katanya. 

Rekomendasi ketiga, mendorong penerapan protokol kesehatan yang serius utamanya di sektor perdagangan dan jasa. Hal tersebut untuk meminimalkan risiko terpapar Covid-19 dalam aktivitas konsumsi masyarakat pada sektor tersebut. 

“Rekomendasi keempat, mendorong penggunaan transaksi nontunai baik dalam aktivitas ekonomi masyarakat maupun pemerintah, sebagai upaya meminimalkan risiko terpapar Covid-19 serta mengoptimalkan belanja pemerintah khususnya penyaluran bantuan sosial,” tuturnya. (rio)

[8/9 15:22] Rio: Karhutla, Pemkab Fokus Upaya Preventif 


PROKOPIM KUBU RAYA – Upaya preventif menjadi fokus Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sebab jika terjadi karhutla, kerugian yang ditimbulkan sangat banyak. Juga berdampak pada multisektor kehidupan. 

“Upaya-upaya preventif atau pencegahan termasuk sosialisasi sangat penting supaya masyarakat sadar bagaimana cara mengolah lahan dengan baik. Sehingga tidak berdampak pada kebakaran hutan dan lahan,” kata wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo saat membuka kegiatan Sosialisasi Penyadartahuan tentang Kebakaran Hutan dan Lahan di Mess Babinsa Rasau Jaya Satu, Kecamatan Rasau Jaya, Selasa (8/9). 

Sujiwo mengatakan meskipun saat ini sering turun hujan, kewaspadaan terhadap ancaman karhutla tidak boleh kendur. Karena itu, upaya-upaya penyadartahuan tetap harus dilakukan secara berkala. Terlebih dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, dinyatakan bahwa kebakaran merupakan sub urusan yang masuk dalam urusan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar.

“Alhamdulillah kita mendapat pertolongan Allah karena hampir setiap saat hujan. Sehingga tantangan terkait potensi terjadinya karhutla cukup terminimalkan. Namun kita tetap tidak boleh lengah,” pesannya. 

Ia menegaskan dalam penanganan karhutla upaya terbaik adalah preventif. Karena ketika masih dalam tahapan pencegahan, berarti belum terjadi kerugian-kerugian. Namun jika karhutla  telah terjadi, maka dampak kerugian materi dan immateri akan sangat besar. 

“Kepada BPBD, TNI-Polri, Manggala Agni, dan berbagai pihak lainnya patut diberikan apresiasi karena memang sangat aktif luar biasa melakukan pencegahan ini,” ucapnya. 

Secara khusus dirinya berpesan agar aparatur negara terkait terus memberikan edukasi persuasif kepada masyarakat. Sebab ia meyakini masyarakat petani 

“Teman-teman TNI-Polri saya mohon kiranya untuk memberikan edukasi, bimbingan, dan arahan kepada masyarakat kami. Sebenarnya mereka tidak ada sedikitpun niatan untuk melakukan pembakaran dengan cara-cara yang tidak baik. Itu semua saya yakin karena faktor ketidakpahaman. Makanya hari ini kita lakukan penyadartahuan dari pihak-pihak terkait untuk menyampaikan materi-materi,” jelasnya. (rio)

COMMENTS

Nama

Daer,1,Daerah,578,Foto Dan Video,2,Hobi Mancing,5,Internasional,7,Kab Kubu Raya,255,Kab Landak,216,Kab Sintang,68,Kuliner,2,Nasional,67,Olahraga,19,Pariwisata,4,Politik,51,Polri,765,TNI,1281,
ltr
item
borneoterkini: Jaga Ekonomi di Tengah Pandemi, Pemkab Dorong Digitalisasi UKM
Jaga Ekonomi di Tengah Pandemi, Pemkab Dorong Digitalisasi UKM
https://1.bp.blogspot.com/-fFMrylnFjpY/X1dAdPAePEI/AAAAAAAAITc/mTA19b1vrOot1xLmY5FiBRscUea05LLIgCLcBGAsYHQ/s320/IMG-20200908-WA0021.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-fFMrylnFjpY/X1dAdPAePEI/AAAAAAAAITc/mTA19b1vrOot1xLmY5FiBRscUea05LLIgCLcBGAsYHQ/s72-c/IMG-20200908-WA0021.jpg
borneoterkini
https://www.borneoterkini.id/2020/09/jaga-ekonomi-di-tengah-pandemi-pemkab.html
https://www.borneoterkini.id/
https://www.borneoterkini.id/
https://www.borneoterkini.id/2020/09/jaga-ekonomi-di-tengah-pandemi-pemkab.html
true
8170326517147195229
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy